Share

cover art for Perjalanan Hidup

Perjalanan Hidup

Kisah-kisah tentang perjalan hidup seseorang


Latest episode

  • 3. Kembali mengenal cinta

    07:43||Season 1, Ep. 3
    Menceritakan seorang anak yang mulai bangkit dari keterpurukannya, dan mencoba memperbaiki dirinya sebisa mungkin. Akan tetapi si anak ini kembali di pertemukan oleh seseorang yang mencintainya lagi.

More episodes

View all episodes

  • 2. Sedikit Harapan

    06:48||Season 1, Ep. 2
    Podcast kali ini adalah lanjutan kisah kemarin lo guys, disini menceritakan seorang anak yang sudah melupakan masa lalunya dikarenakan teman-temannya yang sangat baik kepadanya.
  • 1. Kehancuran diri

    09:51||Season 1, Ep. 1
    Pada episode satu ini bertema “Kehancuran diri” yaitu menceritakan seorang anak yang awalnya baik-baik saja, kemudian berubah menjadi anak yang kurang baik. Kejadian itu terjadi saat dia berusia 13 tahun, ketika dia masih berada di sekolah menengah pertama(SMP). Anak itu mendapat cinta pertamanya disana, pada masa orientasi siswa(MOS) dia bertemu dengan seorang gadis. Dia sama-sama terlambat di hari pertama masuk sekolah, kemudian dia dihukum bersama seorang gadis itu. Setelah menyelesaikan hukuman keduanya pun beristirahat sambil berkenalan dan bercanda gurau. Singkat cerita keduanya pun saling jatuh cinta dan mereka pun akhirnya berpacaran. Dia berfikir bahwa ini merupakan sesuatu hal yang indah. Akan tetapi, merupkan awal dari sebuah kehancuran. Dia melihat pacarnya berselingkuh dengan cowok lain. Hal ini membuat anak itu menjadi kacau tidak terkendali. Kesedihan itu tidak semakin membaik, tapi semakin memburuk. Anak itu menjadi anak yang nakal di sekolah, hari demi hari dia berulah untuk memuaskan dirinya. Dia sering tidak masuk sekolah, tidak mengikuti les rutin, bahkan dia kerap ikut tawuran antar remaja. Hal ini menyebabkan gurunya mendatangi ke dua orang tuanya, karena dia tidak memberikan surat pemanggilan kepada kedua oran tuanya. Orang tuanya yang tidak tahu apa-apa langsung terkejut mendengar ucapan gurunya. Setelah dia pulang kerumah dia kemudian di marahi habis-habisan oleh kedua orang tuanya. Akhirnya diapun memutuskan untuk tidak keluar kamar, dia keluar hanya untuk makan dan bersih-bersih. Akan tetapi, pada saat itu dia masih memikirkan tentang keadaaannya, dia selalu bertanya-tanya “apakah ini benar?” “sebenarnya apa yang kulakuakan?” sambil mengurung diri di kamarnya.