{"version":"1.0","type":"rich","provider_name":"Acast","provider_url":"https://acast.com","height":250,"width":700,"html":"<iframe src=\"https://embed.acast.com/$/5fb76e61be5450345e90ca47/5fb776a04cbc1e373f6266c1?\" frameBorder=\"0\" width=\"700\" height=\"250\"></iframe>","title":"Cinta Monyet","thumbnail_width":200,"thumbnail_height":200,"thumbnail_url":"https://open-images.acast.com/shows/5fb76e61be5450345e90ca47/1605857922970-eec30fd91d099ac3bd307130955d1a9e.jpeg?height=200","description":"<p>Meskipun terasa menggemaskan, dan manis pada saat merasakan, cinta monyet, bukan hal yang pasti berlangsung permanen, akan ada perubahan perasaan, seiring berjalannya waktu. Tak hanya perasaan saja, tubuh juga mengalami perbedaan. Ketika mengalami cinta monyet. Apasih cinta monyet itu? Cinta monyet adalah kata informal, yang berarti perasaan cinta, dan terjadi antara sepasang anak muda, yang masih dalam, masa remaja. Hal ini sering terjadi, di usia muda, dan masih bisa, dibilang ,&nbsp;kekanak-kanakan, cinta monyet ini, digambarkan, dengan, hubungan seseorang, yang, masih dikategorikan labil, dan, lebih mementingkan, egonya sendiri, dan juga, menganggap, bahwa, diri merekalah, yang paling benar. </p>","author_name":"Silvi maf'ul"}