{"version":"1.0","type":"rich","provider_name":"Acast","provider_url":"https://acast.com","height":250,"width":700,"html":"<iframe src=\"https://embed.acast.com/$/5fb76c5b4cbc1e373f6266bc/5fb77ae47d646604f4eaf294?\" frameBorder=\"0\" width=\"700\" height=\"250\"></iframe>","title":"COWOK HUMORIS","thumbnail_width":200,"thumbnail_height":200,"thumbnail_url":"https://open-images.acast.com/shows/5fb76c5b4cbc1e373f6266bc/1607111385201-5fc0efdb4ccf8380a91a3a22be6597c2.jpeg?height=200","description":"<p>&nbsp;Podcast kali ini berjudul “COWOK HUMORIS” hmmm susah sih jadi cowok humoris menurutku. Dikala kita bercanda teman-temanmu menganggap serius, dikala kita berbicara serius temanmu menganggap itu sebuah guyonan. Mereka cenderung tidak dipercaya karena gayanga yang banyak humor. Dan aku sendiri pernah ngalemin temen-temen. Berawal dari kelas 2 SMA dulu, aku dan dia memang satu kelas dia ketua kulas dan aku bendahara kelas. Ditambah lagi dia dalah wakil ketua osis dan aku adalah bendahara MPK. Dan pada saat itu kita selalu bersama-sama untuk rapat, kegiatan dan lain-lain. Dia orangnya sangatdingin tak pernah tersenyum. Pada saat dikelas aku selalu pergi kebangku belakang karena dia duduknya dibelakang dan aku duduk didepan. Aku selalu pergi ke bangkunya untuk mengguraunya. Karena dia pelit senyum. Dan ketika dia bergurau bisa bisa aku tertawa sampi menangis. Dia sangat lucu ketika kita bisa mengenalnya dengan baik. Dia akan sedikit berbicara jika memang dia tidak akarab dengan orang tersebut. Karena kita sudah akrab dari kelas 1 juga kita satu kelas.&nbsp;</p>","author_name":"Savela Putri"}